WaveRate / Panduan / Bawa Uang Berapa untuk Umroh? Panduan Riyal, Tunai dan Kartu

Panduan uang umroh

Bawa Uang Berapa untuk Umroh? Panduan Riyal, Tunai dan Kartu

Diterbitkan 2026-11-04 · Diperbarui 2026-11-04 · 8 menit baca · Oleh WaveRate

Menjelang umroh, pertanyaan soal uang selalu sama: bawa riyal berapa, tukar di mana, dan apakah kartu ATM dari Indonesia bisa dipakai di Makkah dan Madinah. Kabar baiknya, Arab Saudi sudah sangat nontunai, jadi kamu tidak perlu membawa segepok uang. Yang perlu kamu siapkan adalah riyal tunai secukupnya untuk kebutuhan yang memang tunai, kartu yang benar-benar bisa dipakai di luar negeri, dan pemahaman sederhana soal kurs riyal.

Kurs riyal mengikuti dolar AS

Bank sentral Arab Saudi menjaga nilai riyal di 3,75 riyal per dolar AS sejak 1986. Artinya, naik turunnya riyal terhadap rupiah sebenarnya adalah naik turunnya dolar terhadap rupiah. Rumus cepatnya: 1 riyal kira-kira sama dengan kurs dolar dibagi 3,75. Saat rupiah melemah ke sekitar Rp18.000 per dolar pada pertengahan 2026, harga 1 riyal sekitar Rp4.800.

Karena itu, anggapan bahwa riyal selalu naik menjelang musim haji atau umroh tidak tepat untuk kurs tengahnya. Yang bisa berubah saat permintaan tinggi adalah selisih kurs jual dan beli di bank atau money changer, serta ketersediaan uang kertas riyal. Kalau ingin tahu apakah sekarang waktu yang mahal, lihat grafik dolar terhadap rupiah atau riyal terhadap rupiah beberapa bulan terakhir.

Tunai atau kartu di Arab Saudi?

Pembayaran nontunai sudah jadi kebiasaan sehari-hari di Arab Saudi. Menurut bank sentralnya, pembayaran elektronik mencakup 85% transaksi ritel perorangan pada 2025. Hotel, supermarket, restoran, pusat perbelanjaan di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, serta aplikasi taksi umumnya menerima kartu Visa dan Mastercard.

Yang perlu dicek adalah kartumu. Kartu debit yang hanya berlogo GPN cuma berlaku di dalam negeri, jadi untuk di luar negeri kamu butuh kartu berlogo Visa atau Mastercard. Aktifkan fitur transaksi internasional di aplikasi bankmu sebelum berangkat, dan cek biayanya. Contohnya, BCA mengenakan Rp20.000 per tarik tunai di ATM luar negeri, ditambah biaya dari pemilik ATM.

QRIS belum bisa dipakai di Arab Saudi. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) menargetkan uji coba pada akhir 2026 dan operasi penuh pada 2027, sementara Bank Indonesia menyebut pembicaraan dengan Arab Saudi masih berjalan. Jadi untuk perjalanan dalam waktu dekat, jangan mengandalkannya.

  • Pakai kartu: hotel, supermarket, restoran, mal, aplikasi taksi.
  • Siapkan tunai: sedekah, pedagang kecil dan pasar, tip untuk sopir atau porter, taksi biasa, jajan.
  • Bawa keduanya: kartu Visa atau Mastercard yang sudah diaktifkan untuk luar negeri, dan riyal pecahan kecil.

Tukar riyal di mana: bank, money changer atau di Saudi?

Bank besar menukar riyal, tapi stok uang kertasnya tidak selalu ada di setiap cabang. BCA mencantumkan kurs uang kertas riyal di papan kursnya. Pada 4 November 2026, kurs jual riyal BCA Rp4.878, sekitar 0,8% di atas kurs tengah saat itu. Namun layanan ambil uang kertas valas di cabang BCA saat ini tidak mencakup riyal, jadi tanyakan dulu ke cabang atau Halo BCA. BSI biasa membuka gerai penukaran riyal di embarkasi haji; untuk umroh, hubungi cabangnya lebih dulu untuk memastikan stok.

Money changer juga bisa jadi pilihan, asalkan berizin Bank Indonesia (KUPVA BB). Bawa KTP atau paspor, bandingkan kurs jual dan biaya di dua atau tiga tempat, dan tukar bertahap satu sampai dua bulan sebelum berangkat supaya tidak bergantung pada kurs satu hari saja. Minta pecahan campuran, karena pedagang kecil sering kesulitan memberi kembalian untuk uang 500 riyal.

Menukar di Arab Saudi kadang memberi kurs yang sedikit lebih baik, tapi antrean di bandara dan di sekitar masjid bisa panjang saat musim ramai. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi meminta jemaah hanya menukar di bank atau penukaran uang resmi dan menyimpan bukti transaksinya. Jalan tengah yang aman: bawa riyal dari Indonesia untuk beberapa hari pertama, lalu tambah di Saudi kalau perlu.

Bawa uang berapa? Hitung dari kebutuhan tunai

Paket umroh biasanya sudah mencakup hotel, makan, transportasi dan visa, jadi yang perlu kamu hitung hanyalah pengeluaran pribadi. Daftar dulu apa saja yang akan kamu bayar tunai, perkirakan per hari dalam riyal, kalikan dengan jumlah hari, lalu tambahkan cadangan sekitar 20%. Belanja oleh-oleh yang besar lebih nyaman dibayar dengan kartu.

Contohnya, kalau kebutuhan tunaimu sekitar 100 riyal per hari untuk umroh 9 hari, totalnya 900 riyal ditambah cadangan 20% menjadi sekitar 1.080 riyal. Dengan kurs sekitar Rp4.800 per riyal, itu kira-kira Rp5,2 juta. Angka harianmu bisa lebih kecil atau lebih besar; yang penting metodenya, bukan angka contohnya.

Kalau kamu berangkat umroh mandiri, yang resmi diizinkan sejak terbitnya UU 14/2025, porsi yang kamu bayar sendiri lebih besar: hotel, transportasi antarkota dan makan. Sebagian besar bisa dibayar dengan kartu, tapi catat semuanya supaya anggaran tetap terkendali.

Batas bawa uang tunai: Indonesia dan Arab Saudi

Arab Saudi menurunkan batas wajib lapor pada pertengahan 2026. Setiap penumpang yang masuk atau keluar dengan uang tunai, cek atau instrumen atas unjuk, emas batangan, logam mulia atau perhiasan senilai 40.000 riyal atau lebih wajib melaporkannya. Banyak artikel umroh masih menyebut 60.000 riyal, padahal angka itu sudah tidak berlaku. Laporan bisa dibuat secara daring lewat layanan bea cukai Saudi (ZATCA) sebelum tiba atau berangkat, atau di kantor deklarasi bandara.

Di Indonesia, membawa uang tunai atau instrumen pembayaran lain senilai Rp100 juta atau lebih, dalam rupiah maupun valuta asing, wajib diberitahukan ke Bea Cukai: formulir BC 3.2 saat berangkat dan BC 2.2 saat tiba. Membawa rupiah tunai Rp100 juta atau lebih ke luar negeri juga butuh izin Bank Indonesia. Sanksinya denda 10% dari jumlah uang, paling banyak Rp300 juta. Untuk oleh-oleh, pembebasan bea masuk barang pribadi berlaku sampai nilai USD 500 per orang.

Musim umroh: liburan sekolah dan Ramadan

Paket umroh keluarga paling ramai di akhir Desember, saat libur semester sekolah, dan di bulan Ramadan. Menurut kalender Umm al-Qura, Ramadan 1448 H di Arab Saudi diperkirakan mulai sekitar 8 Februari 2027. Di Indonesia, SKB 3 Menteri menetapkan libur Idul Fitri pada 10 dan 11 Maret 2027, sementara awal Ramadan dan Syawal tetap menunggu sidang isbat. Di masa ramai, harga paket dan hotel naik, dan stok uang kertas riyal di bank bisa menipis.

Kurs tengah riyal sendiri tidak mengikuti musim umroh, tapi mengikuti dolar. Kalau ingin menukar dengan tenang, mulailah lebih awal dan bagi menjadi dua atau tiga kali penukaran.

Atur uang umroh dengan WaveRate

  1. Taruh IDR di atas, lalu tambahkan SAR. Dengan rupiah sebagai mata uang dasar, setiap harga dalam riyal langsung terlihat dalam rupiah. Kurs yang baru dimuat tetap tersedia saat offline, di hotel tanpa Wi-Fi sekalipun.
  2. Bandingkan kurs bank dengan kurs tengah. Masukkan jumlah riyal yang ingin kamu tukar ke kalkulator WaveRate dan bandingkan dengan tawaran bank atau money changer. Selisihnya adalah margin mereka, dalam rupiah.
  3. Buat perjalanan dan catat pengeluaran. Catat setiap pengeluaran dalam mata uang yang kamu bayar, tunai atau kartu. Setiap catatan menyimpan kurs hari itu, jadi totalnya dalam rupiah tetap akurat.
  4. Pantau grafik sebelum menukar lagi. Kalau perlu menambah riyal, lihat dulu grafik riyal terhadap rupiah supaya kamu tahu posisi kurs saat ini dibanding beberapa minggu terakhir.
Perjalanan umroh di WaveRate dengan pengeluaran dalam riyal dan total dalam rupiah
Setiap pengeluaran menyimpan kurs hari itu, jadi total umroh dalam rupiah tetap akurat sampai pulang.

Pertanyaan umum

1 riyal berapa rupiah?

Kira-kira kurs dolar AS terhadap rupiah dibagi 3,75, karena riyal dipatok 3,75 per dolar. Dengan dolar di sekitar Rp18.000, 1 riyal sekitar Rp4.800. Untuk angka hari ini, lihat halaman kurs riyal ke rupiah, dan ingat bahwa bank menjual sedikit di atas kurs tengah.

Lebih baik tukar riyal di Indonesia atau di Arab Saudi?

Paling aman bawa riyal dari Indonesia untuk beberapa hari pertama, lalu tambah di Saudi kalau perlu. Kurs di Saudi kadang sedikit lebih baik, tapi antrean bisa panjang saat musim ramai. Di mana pun, tukar hanya di bank atau penukaran resmi dan simpan bukti transaksinya.

Apakah bisa tukar riyal di BSI atau BCA?

Bisa, tapi stok uang kertas riyal tidak ada di setiap cabang. BCA mencantumkan kurs riyal, sementara layanan ambil uang kertas valas di cabangnya saat ini tidak mencakup riyal. BSI biasanya membuka gerai riyal di embarkasi haji menjelang musim haji. Hubungi cabang lebih dulu sebelum datang.

Apakah kartu ATM Indonesia bisa dipakai di Arab Saudi?

Bisa, kalau kartunya berlogo Visa atau Mastercard dan transaksi internasional sudah diaktifkan. Kartu debit yang hanya berlogo GPN tidak berlaku di luar negeri. Cek juga biaya tarik tunai luar negeri dari bankmu dan biaya dari pemilik ATM.

Berapa batas uang tunai yang boleh dibawa ke Arab Saudi?

Yang perlu kamu perhatikan adalah batas wajib lapor: uang tunai, emas dan perhiasan senilai 40.000 riyal atau lebih wajib dilaporkan saat masuk atau keluar Arab Saudi. Batas ini turun dari 60.000 riyal pada pertengahan 2026. Dari Indonesia, uang senilai Rp100 juta atau lebih juga wajib dilaporkan ke Bea Cukai.

Apakah QRIS bisa dipakai di Arab Saudi?

Belum. QRIS antarnegara sudah berlaku di beberapa negara Asia, tapi untuk Arab Saudi uji cobanya baru ditargetkan akhir 2026 dan operasi penuh pada 2027. Untuk sekarang, siapkan kartu Visa atau Mastercard dan riyal tunai.

WaveRate menyediakan informasi nilai tukar sebagai referensi. Aplikasi ini tidak melakukan pertukaran mata uang dan bukan nasihat keuangan, investasi, atau perdagangan.